Harapan Yang Hilang
Karya : SyLvi Indriati
Karya : SyLvi Indriati
Sebelumnya perkenalkan namaku fiza , aku siswa kelas XI di SMA Kartika .
Saat itu guru BIOLOGI memberikan tugas yang sangat banyak , membuat kepalaku pusing melihat tugas menumpuk , dan tiba-tiba Galih datang kerumahku mengajakku mengerjakan tugas bareng dengannya , dan aku hanya memanggut .
Kami berdua berjuang mengerjakan tugas biologi tersebut , dan akhirnya kami bisa menyelesaikan Tugas-tugas yang menumpuk itu , mengerjakannya saja perlu waktu 4 jam . saat selesai Mengerjakan tugas , aku dan Galih pun menyusun buku kami masing-masing , ketika buku Galih dan buku ku berada tepat seperti bersatu , aku dan Galih kompak mengambil buku itu , dan ternyata bukan buku yang ku pegang , melainkan Tangan galih . Jantungku berdegup kencang , tak tahu apa yang sedang aku rasakan . Spontan Galih menarik bukunya dan menunduk malu , dan akupun begitu .
Mama ku menawarkan galih untuk makan malam dirumah , karena pada saat itu JAM sudah menunjukkan pukul 07:00 malam . Galih menolak tawaran Mama , tapi aku terus memaksa galih untuk ikut makan malam bersama keluargaku , Dan akhirnya galihpun mau untuk makan bersama kami .
Hari terus berlalu , Sampai pada saatnya aku jatuh cinta pada Galih , aku menunjukkan semuanya lewat sikapku padanya , aku selalu perhatian dengannya , dan selalu membantunya di saat dia tidak siap PR atau apapun .
pada malam hari , ada SMS masuk di handphone ku . ternyata itu SMS dari Novi sahabatku , “Za , aku dengar-dengar katanya Galih sudah punya pacar , pacarnya anak kelas XII IPA , kamu tahu yang namanya Meilisa kan? Kakak itu pacarnya”
membaca pesan dari Novi , hatiku rasanya remuk , sakit , aku patah hati . baru kali ini merasakan BROKENHEART , rasa yang tidak pernah mau aku rasakan , kini aku merasakannya , sangat pedih , ingin mencoba melupakannya tapi aku tak bisa .
1 tahun
kemudian
Dia selalu
saja mendekatiku , membuatku berharap lagi padanya , Dengan semua omongan
manisnya , dengan semua rayuan indahnya yang membuatku terasa melayang-layang
oleh rayuan palsunya itu . aku tak bisa melupakannya , tak bisa jauh darinya ,
aku tidak perduli dia sudah punya pacar atau apapun . lagian Meilisa itu juga
sudah tidak sekolah disini lagi , So aku bisa leluasa mendekati Galih .
Tepat pada malam kamis , aku sedang beranjak ke ranjang ku . Aku menghempaskan tubuhku ke kasur empuk itu , sejenak aku memikirkannya
“Aku menyayanginya , apakah dia juga merasakan seperti yang aku rasakan? Aku tidak bisa berbuat apapun , aku cewek . tidak mungkin aku yang berbicara dluan ke dia , aku hanya bisa menunggu dan menunggu”
saat aku memikirkannya setiba handphone ku berdering , melihat panggilan masuk , tertera di layar handpdone ku “GALIH” , tanpa berlama-lama aku langsung mengangkat telfonnya . aku dan dia banyak bercerita di telfon .
Karna sudah tidak ada yang ingin di bicarakan , tiba-tiba Galih bernyanyi lagu untukku , lagu itu berjudul “Istana Bintang” hatiku terasa sangat nyaman saat dia bernyanyi untukku . rasanya aku makin menyayanginya .
Saat pagi itu , Galih menghampiri tempat dudukku , dan duduk di sebelahku ,Galih selalu membuat ku tertawa , senang , selalu Gombalin aku . Aku GR tau hehe .
tapi terkadang aku akrab dengannya , terkadang juga dia aneh dan menjauhi ku . aku bingung , sebenarnya apa mau dia? Dia kenapa jadi tiba-tiba berubah lagi”
3 hari kemudian , aku dan teman-teman sekelasku ada praktek Renang , dan kami pun pergi ke kolam berenang untuk prakter ujian semester , aku pergi dengan sahabat-sahabatku .
Tepat pada malam kamis , aku sedang beranjak ke ranjang ku . Aku menghempaskan tubuhku ke kasur empuk itu , sejenak aku memikirkannya
“Aku menyayanginya , apakah dia juga merasakan seperti yang aku rasakan? Aku tidak bisa berbuat apapun , aku cewek . tidak mungkin aku yang berbicara dluan ke dia , aku hanya bisa menunggu dan menunggu”
saat aku memikirkannya setiba handphone ku berdering , melihat panggilan masuk , tertera di layar handpdone ku “GALIH” , tanpa berlama-lama aku langsung mengangkat telfonnya . aku dan dia banyak bercerita di telfon .
Karna sudah tidak ada yang ingin di bicarakan , tiba-tiba Galih bernyanyi lagu untukku , lagu itu berjudul “Istana Bintang” hatiku terasa sangat nyaman saat dia bernyanyi untukku . rasanya aku makin menyayanginya .
Saat pagi itu , Galih menghampiri tempat dudukku , dan duduk di sebelahku ,Galih selalu membuat ku tertawa , senang , selalu Gombalin aku . Aku GR tau hehe .
tapi terkadang aku akrab dengannya , terkadang juga dia aneh dan menjauhi ku . aku bingung , sebenarnya apa mau dia? Dia kenapa jadi tiba-tiba berubah lagi”
3 hari kemudian , aku dan teman-teman sekelasku ada praktek Renang , dan kami pun pergi ke kolam berenang untuk prakter ujian semester , aku pergi dengan sahabat-sahabatku .
Saat kami
sudah selesai praktek dan berganti baju , aku bingung pulang dengan siapa ,
karena aku dan temanku tidak pulang searah , Galih yang melihatku kebingungan
menawarkanku agar mau dia antar kerumah , dan akupun mau , kami pulang berdua .
Saat aku di bonceng nya aku hanya bisa diam , tak tahu apa yang harus aku
katakan . sampai akhirnya kami sudah tiba di rumahku , rumahku dan rumahnya
sekarang sudah tidak dekatan , dia sudah pindah . akupun mengucapkan
terimakasih padanya dan memberikan senyuman dengan kedua lesung pipi manisku .
Bulan terus berganti bulan , aku dan dia bukan semakin dekat , melainkan semakin jauh . aku lelah dengan semua perlakuannya yang gak jelas padaku , akhirnya aku curhat pada Livi sahabatku .
“Vi , aku boleh curhat gak?” kataku
“Boleh za , mau curhat apa?”kata Livi
“Gini Vi , fiza sayang banget sama galih , fiza gak tahu kenapa galih ngejauhi fiza? Fiza salah apa sama dia vi? Kenapa dia tega PHPin fiza? Sakit bngt vi dia perlakukan fiza seperti ini , dia kira fiza cewek apa’an? Seenaknya dia maini perasaan fiza” Kataku pada livi sambil menangis
“Za , aku tahu gimana perasaan kamu saat ini , aku kan udah pernah bilang , Galih itu gak pernah benar-benar sayang ke kamu , kamu tahu kan dia itu suka banget kasih harapan ke cewek-cewek , contohnya Rika , rika itu Cuma pelampiasan Galih di sekolah , So kamu jangan banyak berharap sama dia sayang , dia itu gak baik buat kamu , aku tuh gak bisa lihat kamu nangis seperti ini”Kata Livi memegang tanganku
“Tapi Vi , gak semudah itu fiza bisa lupain dia , Livi gak akan pernah tahu gimana sayangnya fiza sama galih , Livi tahu kan galih itu selalu buat fiza bahagia , tapi sekarang? Kenapa dia tega hancuri hati fiza? Kenapa vi kenapa? Fiza ga sanggup”Kataku sambil menangis tersedak-sedak
Livi mengelus rambutku
“Aku emang gak akan pernah tahu seberapa sayangnya kamu ke galih , Za aku mohon sama kamu untuk lupain dia , dia itu bukan cowok baik-baik fiza , Kamu tahu kan dia itu cowok Nakal , yang bisanya Cuma keluar masuk kantor BP ! apa kamu mau punya pacar seperti dia? Enggak ada gunanya sayang , aku tuh gak mau kamu nangis gini Cuma karena dia! Tersiksa karena dia! Aku sayang sama kamu za , kamu itu sahabat aku , aku gak tega lihat kamu terus-terusan di kasih harapan dan akhirnya di kasih harapan palsu , masih banyak cowok di dunia ini , bukan Cuma DIA!!!” Kata Livi
aku terdiam dengan semua kata-kata Livi , tapi air mataku terus saja menangis , Livi memelukku sambil berkata “Yang sabar ya za , aku yakin kamu pasti akan dapat yang lebih baik dari galih” , ‘Iya vi , makasihya , fiza sayang banget sama Livi , Cuma Livi yang ngerti perasaan Fiza” , “Sama-sama sayang”jawab Livi sembari menghapus air mataku .
“Janji palsu , Rayuan palsu ,
senyuman Palsu , lirikan palsu , Harapan Palsu .
Minggir aja Dari kehidupan Gua . Gua gak butuh semua itu .
yang gua butuhkan Hanyalah kepastian!!!”
Kata-kata itulah yang aku tulis di Message handphone ku , lalu aku kirim kata-kata itu padanya . tak perduli apapun balasannya .
Batinku berkata
“Aku Percaya janjimu Tuhan ,
Di setia rencanamu aku tahu itu
yang terbaik buatku .
Aku percaya mukjizat itu Nyata
Dan Akan indah pada waktunya”
Bulan terus berganti bulan , aku dan dia bukan semakin dekat , melainkan semakin jauh . aku lelah dengan semua perlakuannya yang gak jelas padaku , akhirnya aku curhat pada Livi sahabatku .
“Vi , aku boleh curhat gak?” kataku
“Boleh za , mau curhat apa?”kata Livi
“Gini Vi , fiza sayang banget sama galih , fiza gak tahu kenapa galih ngejauhi fiza? Fiza salah apa sama dia vi? Kenapa dia tega PHPin fiza? Sakit bngt vi dia perlakukan fiza seperti ini , dia kira fiza cewek apa’an? Seenaknya dia maini perasaan fiza” Kataku pada livi sambil menangis
“Za , aku tahu gimana perasaan kamu saat ini , aku kan udah pernah bilang , Galih itu gak pernah benar-benar sayang ke kamu , kamu tahu kan dia itu suka banget kasih harapan ke cewek-cewek , contohnya Rika , rika itu Cuma pelampiasan Galih di sekolah , So kamu jangan banyak berharap sama dia sayang , dia itu gak baik buat kamu , aku tuh gak bisa lihat kamu nangis seperti ini”Kata Livi memegang tanganku
“Tapi Vi , gak semudah itu fiza bisa lupain dia , Livi gak akan pernah tahu gimana sayangnya fiza sama galih , Livi tahu kan galih itu selalu buat fiza bahagia , tapi sekarang? Kenapa dia tega hancuri hati fiza? Kenapa vi kenapa? Fiza ga sanggup”Kataku sambil menangis tersedak-sedak
Livi mengelus rambutku
“Aku emang gak akan pernah tahu seberapa sayangnya kamu ke galih , Za aku mohon sama kamu untuk lupain dia , dia itu bukan cowok baik-baik fiza , Kamu tahu kan dia itu cowok Nakal , yang bisanya Cuma keluar masuk kantor BP ! apa kamu mau punya pacar seperti dia? Enggak ada gunanya sayang , aku tuh gak mau kamu nangis gini Cuma karena dia! Tersiksa karena dia! Aku sayang sama kamu za , kamu itu sahabat aku , aku gak tega lihat kamu terus-terusan di kasih harapan dan akhirnya di kasih harapan palsu , masih banyak cowok di dunia ini , bukan Cuma DIA!!!” Kata Livi
aku terdiam dengan semua kata-kata Livi , tapi air mataku terus saja menangis , Livi memelukku sambil berkata “Yang sabar ya za , aku yakin kamu pasti akan dapat yang lebih baik dari galih” , ‘Iya vi , makasihya , fiza sayang banget sama Livi , Cuma Livi yang ngerti perasaan Fiza” , “Sama-sama sayang”jawab Livi sembari menghapus air mataku .
“Janji palsu , Rayuan palsu ,
senyuman Palsu , lirikan palsu , Harapan Palsu .
Minggir aja Dari kehidupan Gua . Gua gak butuh semua itu .
yang gua butuhkan Hanyalah kepastian!!!”
Kata-kata itulah yang aku tulis di Message handphone ku , lalu aku kirim kata-kata itu padanya . tak perduli apapun balasannya .
Batinku berkata
“Aku Percaya janjimu Tuhan ,
Di setia rencanamu aku tahu itu
yang terbaik buatku .
Aku percaya mukjizat itu Nyata
Dan Akan indah pada waktunya”
Penulis
: SyLvi Indriati
Facebook : SyLvii Indriatii Iviie
Twitter : @SyLviiIndriati
Facebook : SyLvii Indriatii Iviie
Twitter : @SyLviiIndriati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar